Jun 10, 2009

Negara bagian Texas

Ini adalah negara bagian ketiga yang kami kunjungi. Negara bagian Texas. Beberapa hari belakangan nonton Weather News Channel ditayangkan bahwa negara bagian ini akan berada di suhu kisaran 90 derajat Fahrenheit. Lebih panas dari negara bagian Florida dimana kami menghabiskan waktu hampir seminggu terakhir. Tentunya tidak terlalu berbeda dari suhu biasanya di Wakatobi yang mencapai 35-36 derajat Celcius.
Ketika berangkat dari Bandara Florida, terbayang sudah panasnya Texas ini. Saat mendarat di Bandara Dallas, panas itu sudah mulai terasa menyengat. Apalagi ketika kami harus buru-buru keluar pesawat karena harus mengejar pesawat American Eagle yang akan menerbangkan kami dari bandara Dallas ke bandara Corpus Christi. Namun bandara International Dallas sangatlah nyaman dan bersih. Kami juga tidak perlu berlari jauh dari Gate B18, tempat dimana kami keluar, menuju Gate C32 dimana pesawat berikutnya menunggu.
Beda waktu antara Florida dengan Texas adalah satu jam lebih lambat. Jadi saya harus mengundurkan satu jam arloji Suunto yang saya pakai.
Pesawat American Eagle yang kami gunakan ternyata adalah jenis ATR. Pesawat tipe ini juga yang biasa saya pakai kalau harus terbang dari Ujung Pandang menuju Bau-Bau. Pesawat baling2 ganda ini berangkat dari Dallas pukul dan tiba di Corpus Christi 1jam 35 menit.

Bandara Corpus Christi sangat terang benderang kalau tidak bisa dikatakan panas, saat itu sekitar puku 16.30 an. Di bandara itu kami disambut dengan paparan foto2 hasil lomba foto pemotretan burung. Sangat indah foto-foto yang dipajang. Marty Johnson dari World Affairs Council of South Texas, menjemput kami dengan mobil pickup double cabin Honda dan satu mobil van sewaan dari AVIS. Ia tempatkan barang-barang kami di mobil pick up dan kemudian kami menggunakan van menuju Hotel Omni Bayfront di 900 North Shoreline Boulevard.
Setelah check in dan meletakkan barang-barang di kamar, saya, Ficar, Sade, Nais dan Ruby, sepakat keluar untuk mencari restoran. Sepanjang jalan sore itu hanya kami yang berjalan kaki, jalanan lengang oleh pejalan kaki. Beberapa mobil berseliweran dan komentar kami sama, semua yang di Amerika ini besar2, mobil yang lalu lalang selalu berukuran besar jenis mini truk atau setidaknya sedan dengan cc di atas 2000 cc. Mengikuti petunjuk Marty saat kami dijemput tadi kami memilih satu restoran seafood di dekat hotel. Seafood restoran ini sangat nyaman dan menyenangkan suasananya. Kami mencoba masakan Snapper, Shrimp dan fish. Ternyata porsinya tidak cukup untuk kami berlima. Kami memesan lagi udang dan tambahan kentang dan calamari. Nyam, dengan lahap kami santap semuanya dan pulang dengan perut kenyang.
Perjalanan kami balik ke hotel memilih jalur jalan di pantai Teluk Corpus Christi. Yang menarik di pantai bertembok tinggi 4o cm ini terpasang beberapa bangku putih di sepanjang pantai ini. Pada bangku-bangku tersebut tertuliskan nama yang digrafir pada logam tembaga dan dipasangkan pada bangku berwarna putih itu.











Rupanya bangku-bangku ini merupakan sumbangan dari warga di Corpus Christi untuk melengkapi pantai yang sudah indah ini semakin lengkap dengan tersedianya bangku-bangku putih nan indah. Rupanya dukungan masyarakat terhadap pantai in cukup tinggi. Terbukti banyaknya bangku-bangku putih dari papan ini yang terpasang sepanjang pantai ini. Satu pelajaran lagi kami dapat.

No comments: